Rumah Sejuk Tanpa Air Conditioner (AC)
Siapa sih yang tidak ingin punya kediaman yang teduh, sejuk dan segar? Untuk mendapatkan itu semua diperlukan tambahan peralatan rumah tangga berupa AC.
Tetapi apakah harus selalu dengan AC agar rumah terasa teduh, sejuk dan segar ?
Mungkin ini pertanyaan yang tidak perlu, karena jawaban yang paling mudah pasti saja iya. Saya mencoba berbagi pengalaman dengan rekan-rekan, yang tidak menggunakan Air Conditioner dirumah.
Terus gimana dong ? Cara simple yang saya gunakan dengan memanfaatkan semaksimal mungkin perkarangan rumah dengan tanaman-tanaman yang mudah pemeliharaannya dan tahan lama. Bukan hanya dengan bunga-bunga tetapi lebih didominasi oleh tanaman buah-buahan.
Tanaman buah-buahan yang dapat ditanam pada perkarangan terdiri dari :
1. Mangga Unggul jenis Harum Manis.
2. Manggis Lokal,
3. Jambu Air.
4. Lengkeng Pot
5. Pohon Sawo.
6. Rambai Lokal
7. Rambutan
8. Jambu Batu/Jambu klutuk.
Pertimbangannya :
1. Tanaman tersebut cenderung rindang dan menghasil buah.
2. Memberikan nilai tambah yang baik, dalam bentuk hasil berupa buah yang dapat diuangkan atau dikonsumsi keluarga.
Pemeliharaan mudah.
3. Usia tanaman relative panjang dan tidak mati jika dipangkas terus menerus ( dalam batas-batas yang wajar ).
Daun-daun yang gugur dapat dijadikan kompos.
Dari pengalaman, tanaman tersebut dapat hidup berdampingan dengan damai sepanjang pemupukan dilakukan dengan baik dan teratur.
Tidak disarankan menanam tanaman berikut ini jika perkarangan sempit;
1. Pohon kelapa; buah dan pelepah yang sudah tua jika tidak diperhatikan dengan baik akan gugur dengan sendirinya dan jika terlalu dekat dengan atap rumah apabila gugur akan merusak atap. Pelepah kelapa yang cenderung panjang, menyulitkan sebagian orang untuk memusnahkannya.
2. Pohon pinang lokal, pertumbuhannya cenderung meninggi dan tidak mungkin dipangkas, buah yang sudah tua jika gugur dapat merusak atap dan menimpa anak-anak.
Masih banyak jenis tanaman yang dapat ditanam pada perkarangan rumah, selain akan membuat rumah kita menjadi teduh dan sejuk juga menghasilkan. Pilihan jatuh kepada rekan-rekan semua.
Ini hanya sharing pengalaman mengelola perkarangan, buat saya mungkin mudah karena rumah tinggal memiliki perkarangan yang cukup luas dan tinggal di pedalaman. Kasusnya akan berbeda dengan rekan-rekan yang tinggal dalam sebuah komplek perumahan.
sumber: indohijau.net